Refleksi dan Penguatan Peran Guru Bimbingan dan Konseling di Era Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.64421/jpmm.v1i1.84Keywords:
Guru Bimbingan Dan Konseling, Generasi Z, Layanan BK Adaptif, Era DigitalAbstract
Perkembangan teknologi digital dan karakteristik peserta didik Generasi Z memberikan tantangan baru bagi pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dituntut memiliki kemampuan adaptif dalam memberikan layanan yang relevan dengan kebutuhan psikologis, sosial, dan emosional peserta didik di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi profesional Guru BK dalam memahami karakteristik Generasi Z serta mengembangkan strategi layanan BK yang lebih adaptif, humanis, dan komunikatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 April 2026 di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dengan melibatkan Guru BK yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) jenjang SMP se-Kota Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui seminar, diskusi reflektif, studi kasus, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi selama pelaksanaan kegiatan serta mengalami peningkatan pemahaman terkait karakteristik peserta didik Generasi Z, kesehatan mental remaja, dan strategi layanan BK adaptif di era digital. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong Guru BK untuk lebih terbuka dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana layanan bimbingan dan konseling. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam penguatan kompetensi Guru BK serta mendukung pengembangan layanan BK yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini.
Downloads
References
Dartina, V., Nabila, S., Alfaiz, A., & Maharani, I. F. (2024). Systematic literature review: Penerapan layanan konseling kelompok solution focused brief therapy (SFBT) pada peserta didik di sekolah menengah. Indonesian Journal of Educational Counseling, 8(1), 36–46. https://doi.org/10.30653/001.202481.319.
Kamarudin, N. S., Beigi, G., Manikonda, L., & Liu, H. (2025). Social media for mental health: Data, methods, and findings. arXiv. https://arxiv.org/abs/2511.07914.
Khairiyah, S. K., Safitri, F., Wulandari, M., Susanti, P. Z., Oktavia, S., & Fikran, A. G. (2024). The role of guidance and counseling teachers in forming the mental health of Generation Z. BICC Proceedings, 2, 97–102. https://doi.org/10.30983/bicc.v1i1.111.
Marlinda, D., Mudaim, M., & Muzni, A. I. (2023). Upaya guru bimbingan dan konseling mengatasi kecemasan peserta didik dalam menjalani pembelajaran secara daring. Counseling Milenial (CM), 4(2), 188–199. https://doi.org/10.24127/konselor.v4i2.3824.
Safitri, A., & Nurmawati. (2025). Analisis pemahaman peserta didik GEN Z pada guru BK terhadap layanan bimbingan dan konseling di sekolah SMAN 42 Jakarta. Guidance, 22(2), 341–356. https://doi.org/10.34005/guidance.v22i02.4846.
Zaman, A., Zhang, B., Hoque, E., Silenzio, V., & Kautz, H. (2020). The relationship between deteriorating mental health conditions and longitudinal behavioral changes in Google and YouTube usages among college students in the United States during COVID-19: Observational study. arXiv. https://arxiv.org/abs/2009.09076.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dimas Ardika Miftah Farid, Mudhar Mudhar, Maghfirotul Lathifah, Jahju Hartanti, Tabitha Dinda Putri Salomon, Nova Eri Irsyadiyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.